Sejarah Kotak Hitam Penemu「Betting website platform」an Penting Ungkap Misteri Jatuhnya Pesawat

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online

Perangkat itu kemudian disebut dengan Flight Memory Unit.

Selama paruh pertama sejarah penerbangan, kecelakaan yang terjadi jarang sekali menguak penyebab sebenarnya.

Kotak hitam atau black box adalah salah satu penemuan yang mengubah dunia dan sangat penting bagi dunia penerbangan. Kelahiran teknologi ini berangkat dari banyaknya tragedi jatuhnya pesawat sekitar tahun 1950-an.

Bahkan, jika ada seorang saksi mata melihat sebuah pesawat jatuh, hanya sedikit penyebab yang bisa diketahui.

Pada awal tahun 1950-an, pesawat bertenaga jet pertama di dunia, de Havilland Comet, jatuh beberapa kali.

Seperti dikutip dari Wired, Senin (11/1/2021), di tahun tersebut banyak kecelakaan besar pesawat de Havilland Comet yang penyebabnya tidak terpecahkan.

Prototipe pertama diproduksi pada tahun 1957. Versi awal dari perangkat ini dapat merekam suara dan data instrumen hingga empat jam pada lembar baja.

Warren meyakini bahwa perangkat itu akan populer dan membantu memecahkan misteri di balik kecelakaan pesawat.

Baca juga: Mengenal Black Box, Komponen Pesawat yang Jadi Kunci Informasi Jatuhnya Sriwijaya Air

Baca juga: 7 Fakta Black Box, Komponen Penting Pesawat yang Jarang Orang Ketahui

KOMPAS.com- Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak menjadi duka Indonesia di awal tahun 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: 4 Fakta Dinamika Atmosfer Sebelum Pesawat Sriwijaya SJ182 Jatuh

Warren meyakini, bahwa suara pilot dapat direkam, serta pembacaan instrumen, dari informasi tersebut dapat membantu menentukan penyebab kecelakaan.

Hingga, akhirnya seorang peneliti Australia, David Warren menemukan perangkat penting yang berguna untuk merekam suara dan instrumen kokpit selama penerbangan.